Rekomendasi Kacamata Terapi Terpopuler Untuk Penyembuhan

Rekomendasi Kacamata Terapi Terpopuler Untuk Penyembuhan

Rekomendasi Kacamata Terapi Terpopuler Untuk Penyembuhan– Bagi penderita gangguan kesehatan, kacamata juga dapat menjadi alat bantu terapi. Kacamata terapi ini tidak hanya dapat digunakan untuk mengatasi masalah mata saja, namun juga dapat mengobati penyakit lainnya.

Rekomendasi Kacamata Terapi Terpopuler Untuk Penyembuhan

Rekomendasi Kacamata Terapi Terpopuler Untuk Penyembuhan

oakleysunglassesoutlet – Menurut oftalmologi, ada dua faktor penyebab kelainan refraksi pada mata, yaitu fisiologis dan patologis. Jika lensa mata terusmenerus kelebihan beban, kerusakan fisiologis dapat terjadi. Jika sumbu mata sudah lama sejak lahir karena faktor genetik, hal ini dapat menyebabkan defisit patologis.

Kacamata terapeutik dapat membantu memulihkan kelainan refraksi fisiologis, namun tidak berpengaruh pada kelainan refraksi patologis. Jika Anda menderita rabun jauh atau astigmatisme, kacamata jenis ini akan membantu otot mata Anda berfungsi lebih baik. Lensa dilapisi dengan plastik berwarna gelap dan berpori sehingga memudahkan sinar cahaya mencapai mata. Dengan cara ini visi menjadi lebih jelas.

Masih terdapat kontroversi mengenai penggunaan kacamata terapi ini. Beberapa orang beranggapan jika terlalu lama memakai kacamata ini, mata akan lelah dan penglihatan menjadi kabur. Yang lain percaya bahwa penggunaan kacamata terapeutik yang dikombinasikan dengan senam mata dapat memulihkan penglihatan.

Jenis kacamata terapi
Kacamata lubang jarum
Kacamata lubang jarum aman untuk segala usia. Kacamata ini memungkinkan cahaya jatuh tepat pada titik fokus dan melatih otot mata Anda untuk tetap fokus sehingga gambar jatuh tepat pada titik kuning. Untuk membantu mata melihat lebih jelas dan tidak cepat lelah, cocok untuk Anda yang hobi membaca. Ini merupakan inovasi Korea Selatan yang menggunakan teknologi Amerika. Jika Anda berniat memakai kacamata jenis ini, Anda bisa mempertimbangkan merek JD Harris dan Aerobic.

Kacamata ortotik
Setiap kali melihat sesuatu, otak menggabungkan gambar yang dilihat oleh kedua mata. Dengan cara ini Anda melihat objek sebagai satu kesatuan yang utuh dan bukan sebagai dua bagian. maka dari itu, mata harus selalu seimbang dan selaras.

Untuk mencapai kondisi yang seperti itu, otot mata harus tetap kuat. Namun jika sudah lunak dan lemah, Anda bisa melatihnya dengan kacamata ortopedi. Kacamata terapi jenis ini mampu menyembuhkan mata juling (stichismus) dan pandangan lesu. Etude dan Nexcare adalah merek kacamata ortopedi yang bisa Anda pertimbangkan.

Kacamata kromoterapi
Keadaan pikiran dan tubuh seseorang Orang dapat dipengaruhi oleh kombinasi warna. Bagaimana perasaan Anda saat mengenakan pakaian berwarna tertentu, mengecat dinding dengan warna favorit, berada di ruangan yang berwarnawarni, lampu berkelapkelip, atau memakai kacamata berwarna? Disadari atau tidak, saat Anda melakukan tindakan sederhana ini, Anda sebenarnya sedang melakukan terapi warna.

Dalam perawatan kesehatan, cahaya dengan warna tertentu digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Sinar ultraviolet atau ultraviolet digunakan untuk mengatasi peradangan kulit dan jerawat.

Baca Juga : Kasus Covid Di Indonesia Meningkat Karena Varian Baru

Cahaya biru cocok untuk mengobati penyakit liver pada bayi prematur. Pada dasarnya, ini adalah terapi yang menggunakan cahaya dan warna untuk mengembalikan kelenjar dan organ tubuh ke frekuensi yang benar.

Begitu pula dengan kacamata terapi warna ini. Sebagai imbalannya, Anda bisa mencoba merek OPTX dan Glo FX.

Inilah Kacamata Terapi Dengan Fungsi Berbeda Untuk Kesehatan Mata Anda

Luminette 2 – Kacamata SAD untuk terapi cahaya terang
Dengan Luminette Dengan 2 kacamata terapi cahaya SAD, mata Anda akan mendapatkan pencahayaan ideal tanpa mengurangi penglihatan dan kenyamanan Anda. Sebagai kacamata terapi, Luminette telah menerima paten untuk sistem pencahayaan yang andal ini. Anda dapat terus memakai kacamata atau lensa kontak biasa selama penggunaan.

Diperkaya dengan cahaya putih Luminette biru 1.500 lux yang dipancarkan oleh LED. Seperti sinar matahari alami, cahaya ini menyinari mata Anda tanpa memengaruhi penglihatan Anda. Sinar ini jatuh pada lensa difraksi dan merangsang retina.

Kacamata Terapi Terpopuler

Kemudian reseptor di mata mengirimkan sinyal ke pengatur waktu sirkadian di tubuh. Selanjutnya, otak menekan hormon melatonin sehingga seluruh sistem tubuh aktif.

Dengan berat hanya 2,2 ons, Luminette mudah dibawa. Ada kabel micro USB untuk pengisian daya dan pengisi daya colokan AS disertakan. Setelah dimuat, Anda dapat menggunakannya untuk 6 sesi. Anda bisa membelinya di Amazon atau eBay seharga 149 USD atau Rp. 2.328.000. Dengan kacamata terapi ini Anda tidak perlu lagi duduk di depan lampu terapi cahaya selama setengah jam di klinik mata.

Kacamata terapi Thierry Lasry
Kacamata terapi ini buatan tangan, produk unik dan pertama kali diperkenalkan di Perancis pada akhir tahun 2006. Kacamata hitam Thierry Lasry Therapy menggunakan asetat transparan dari Mazzuchelli, sebuah perusahaan optik Italia dengan pengalaman 168 tahun.

Thierry Lasry memadukan kreativitas dan kualitas serta mengusung konsep kuno namun seharihari. Rangkanya terbuat dari plastik berbentuk bulat dengan berbagai aksen dan corak. Lensa memiliki warna gradien yang menambah gaya. Kacamata terapi ini lengkap dengan case dan framenya bisa Anda beli di Amazon seharga $171,95 (Rp 2,3 juta) dan $425 (Rp 5,7 juta).

Kacamata terapi cahaya ReTimer – Generasi 2
Jika ya Jika Anda mempunyai masalah Jika Anda memiliki ritme tidur yang tidak teratur, Anda dapat menggunakan kacamata terapi cahaya ReTimer Generasi 2. Sinar ultraviolet yang dipancarkan kacamata ini beroperasi pada panjang gelombang 450 dan 550 nanometer dengan warna biru dan hijau. Kedua warna ini dipercaya dapat membangkitkan semangat dan meningkatkan mood.

Jika Anda menggunakannya selama 30 menit setiap pagi, Anda akan merasakan manfaat dari kacamata terapi ini. Tidur Anda akan menjadi lebih teratur dan Anda dapat menjalani aktivitas seharihari dengan lebih bahagia. Saat Anda menggunakan Kacamata Terapi Cahaya ReTimer Generasi ke2, Anda tidak perlu melepas kacamata yang biasa Anda pakai.

Kacamata terapi ini dapat dibawa kemana saja karena beratnya hanya 2,6 ons. Jika penasaran, Anda bisa mengecek Amazon atau Healthcare. Harganya 199 USD atau sekitar Rp 2,6 juta termasuk container.

Kacamata terapi warna GloFX
Selama lebih dari seribu tahun, warna terapeutik telah digunakan dalam praktik medis. Tubuh kita menyerap cahaya berwarna tertentu dalam spektrum cahaya alami dan setiap warna mempengaruhi bagian tubuh dan perasaan tertentu.

Kacamata terapi warna GloFX terdiri dari 10 lensa terapi warna yang berbeda. Jika Anda merasa stres, membutuhkan kreativitas, atau menginginkan kedamaian dan ketenangan, Anda dapat memilih warna yang sesuai dengan suasana hati yang Anda inginkan.

Untuk membangkitkan perasaan gembira, kuat, percaya diri dan aman, pilihlah warna merah. Jika ingin mempertajam kepekaan sosial, kepercayaan diri sosial, kebahagiaan dan keceriaan, pilihlah warna oranye. karena untuk meningkatkan kebahagiaan, kejernihan mental, dan kreativitas, maka pilihlah warna kuning.

Jika ingin meningkatkan perasaan damai, cinta, harmoni, dan relaksasi, pilihlah warna hijau. Untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan percakapan, pilihlah warna biru. Jika Anda ingin mendorong kemurahan hati, inspirasi, kemandirian dan kreativitas, pilihlah warna ungu.

Untuk menciptakan perasaan tenang, mengurangi agresi dan menekan nafsu makan, pilihlah warna BakerMiller Pink, yaitu mawar merah. Jika Anda ingin menciptakan perasaan tenang, tenteram dan damai dalam jiwa serta meningkatkan kreativitas, pilihlah warna indigo yaitu nila.

Insomnia/Masalah Tidur Kacamata Terapi Amber
Berdasarkan beberapa penelitian, lensa, atau cahaya kuning dapat mempertahankan produksi melatonin di malam hari lebih baik daripada cahaya lilin (bahkan hampir sama baiknya dengan kegelapan total). Oleh karena itu, terapi warna ini digunakan untuk meningkatkan ritme tidur dan mengobati insomnia dengan mengembalikan ritme sirkadian normal.

Walter Brown

Walter Brown